Wong Solo Group secara resmi menyatakan komitmennya dalam memperkuat ekosistem olahraga tinju di Jawa Tengah. Langkah ini diwujudkan melalui dukungan nyata terhadap penyelenggaraan berbagai kejuaraan tinju yang bertujuan untuk menjaring bakat atlet muda di wilayah tersebut.

Pemilik Wong Solo Group, Puspo Wardoyo, menegaskan kesiapannya untuk memfasilitasi berbagai ajang tinju profesional, termasuk menawarkan lokasi usaha Kalipepe Land di Boyolali sebagai arena pertandingan. Menurutnya, terdapat sinergi yang kuat antara industri olahraga dan sektor kuliner, di mana perhelatan kompetisi dapat menarik antusiasme publik sekaligus mendongkrak ekonomi lokal.

"Kami sangat mendukung inisiatif ini karena olahraga tinju tidak hanya soal prestasi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sportivitas yang penting bagi generasi muda. Kami ingin menumbuhkan daya saing dan daya beli masyarakat melalui kegiatan yang positif," ujar Puspo di sela-sela acara perebutan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah di Solo.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut baik dukungan sektor swasta tersebut. Ia menekankan pentingnya ruang kompetisi bagi para atlet tinju lokal agar dapat berkembang lebih jauh. Menurut Gubernur, sasana latihan di daerah harus mampu bertransformasi menjadi kawah candradimuka yang mencetak atlet bermental juara, disiplin, dan memiliki semangat pantang menyerah.

Kejuaraan tinju yang turut didukung oleh berbagai pihak seperti KONI, Pertina Solo, serta Bank Jateng ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha ini diharapkan mampu menjaga ritme kompetisi yang sehat, sehingga regenerasi atlet tinju di Jawa Tengah dapat terus terjaga dengan kualitas yang lebih kompetitif di tingkat nasional maupun internasional.