Pemerintah Kabupaten Ponorogo kembali menjalin kolaborasi strategis dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT). Kehadiran 117 mahasiswa IPB yang disambut langsung oleh Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, pada Senin (6/7/2025), menandai tahun keempat sinergi berkelanjutan antara kedua belah pihak.
Lisdyarita mengungkapkan apresiasinya atas kontribusi nyata yang diberikan mahasiswa IPB terhadap sektor pangan lokal. Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah pengembangan teknologi pengemasan sate ayam khas Ponorogo. Berkat riset mahasiswa, masa simpan kuliner ikonik tersebut kini mampu bertahan hingga satu bulan, jauh lebih lama dibandingkan ketahanan produk konvensional yang hanya bertahan beberapa hari.
Lebih lanjut, Plt Bupati yang akrab disapa Bunda Lis tersebut berharap program tahun ini mampu melahirkan terobosan baru di bidang pertanian dan pengembangan UMKM. Ia menekankan bahwa transfer teknologi menjadi kunci utama bagi para petani dan peternak lokal dalam meningkatkan nilai tambah produk mereka di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Slamet Budiyanto, menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa tidak hanya berfokus pada sisi akademis semata. Ia menginstruksikan para mahasiswanya untuk menempatkan masyarakat lokal sebagai mitra kolaboratif dalam mengidentifikasi potensi wilayah sekaligus merumuskan solusi atas tantangan pembangunan di daerah.
Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang aplikatif. Dengan menjadikan masyarakat sebagai subjek pembangunan, diharapkan setiap program yang dijalankan selama masa KKNT dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Ponorogo.