PT Pegadaian (Persero) resmi menyelenggarakan forum strategis Sales Town Hall 2026 yang berlangsung di Pegadaian Tower, Jakarta. Agenda yang digelar selama dua hari pada akhir Juni lalu ini menjadi langkah krusial perusahaan dalam memperkuat lini bisnis sekaligus menyelaraskan visi operasional di bawah ekosistem Danantara Indonesia.

Mengusung tema besar "Beyond Targets, Beyond Limits", kegiatan ini menghadirkan 125 tenaga pemasar unggulan dari berbagai wilayah di Tanah Air. Pertemuan ini tidak hanya difungsikan sebagai ajang koordinasi nasional, tetapi juga sebagai wadah pembekalan intensif bagi para tenaga sales agar mampu beradaptasi dengan dinamika pasar global yang kian menantang.

Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menegaskan bahwa acara ini merupakan upaya perusahaan dalam menanamkan pola pikir juara kepada seluruh tenaga pemasar. Tujuannya adalah memacu para karyawan agar tidak sekadar berpuas diri pada target yang ditetapkan, namun berani melakukan terobosan untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Lebih lanjut, Pegadaian kini mulai mentransformasi peran tim lapangan dari sekadar penjual produk menjadi konsultan keuangan yang solutif. Strategi berorientasi solusi ini diyakini mampu meningkatkan loyalitas nasabah serta mendongkrak volume penjualan secara signifikan melalui pendekatan yang lebih personal dan interaktif.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, menekankan pentingnya empati dalam melayani masyarakat. Menurutnya, setiap interaksi yang dilakukan oleh tenaga sales adalah investasi jangka panjang untuk memperkuat masa depan finansial masyarakat Indonesia secara luas.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi kerja, manajemen juga memberikan penghargaan "Sales National Champions" kepada 14 tenaga sales terbaik tahun 2025. Penghargaan ini diberikan dalam berbagai kategori, mulai dari kinerja performa hingga dedikasi luar biasa. Melalui sinergi ini dan dukungan inovasi aplikasi Tring!, Pegadaian optimis dapat terus menjadi motor penggerak utama inklusi keuangan nasional.