Seorang oknum lurah di wilayah Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, kini harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga melakukan tindakan penganiayaan terhadap rekan bisnisnya sendiri. Peristiwa tersebut terjadi di Barbershop Uncel Disk yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Mandiri, pada Sabtu (11/7) sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Kasi Humas Polres Luwu Timur, Ipda Mustajuddin, menjelaskan bahwa motif utama di balik aksi kekerasan tersebut dipicu oleh rasa kesal pelaku atas dugaan penipuan yang dilakukan korban. Pelaku yang merupakan kerabat dekat korban awalnya merasa percaya saat diminta untuk memberikan modal usaha pembukaan barbershop. Namun, setelah dana diserahkan, korban justru tidak memberikan kejelasan terkait bisnis tersebut dan menghilang.

Selain masalah finansial, kemarahan pelaku memuncak akibat dugaan pencemaran nama baik terhadap orang tuanya. Korban dilaporkan menyebarkan narasi kepada pihak lain bahwa dirinya sempat diperlakukan layaknya pembantu selama tinggal di kediaman orang tua pelaku. Hal ini dianggap telah merusak kehormatan keluarga sang lurah.

Akibat pemukulan tersebut, korban diketahui menderita luka terbuka pada bagian pelipis sebelah kiri. Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma, mengonfirmasi bahwa saat ini oknum lurah tersebut sedang menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Mangkutana guna mendalami motif serta kronologi kejadian yang sebenarnya.