Upaya memodernisasi promosi pariwisata pedesaan terus digalakkan. Kali ini, tim pengabdian kepada masyarakat (PkM) dari Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan (AI) bagi para pemuda pengelola objek wisata Mbulak Among Tani. Kegiatan edukatif ini berlangsung di Gedung Serba Guna Dusun Numpukan, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul.

Program yang diinisiasi oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UMBY ini dipimpin oleh Dr. Didik Haryadi Santoso, S.Kom.I., M.A., dengan didampingi oleh Ikhsan Fauzi Adha, M.I.Kom. Langkah ini diambil sebagai solusi atas minimnya publikasi digital di destinasi yang terkenal dengan keindahan senjanya tersebut, mengingat metode promosi konvensional dirasa kurang efektif untuk menarik wisatawan secara luas.

Dengan mengusung tema "Membawa Among Tani ke Dunia Digital: Mudahnya Bikin Konten Wisata dengan Bantuan AI", pelatihan ini menekankan bahwa teknologi hadir sebagai alat bantu guna meningkatkan kapasitas pengelola, bukan untuk menggantikan peran manusia. Nilai-nilai lokal, keramahan warga Bantul, serta lanskap agraris yang menjadi daya tarik utama destinasi tetap menjadi ruh yang tidak bisa digantikan oleh mesin.

Dalam sesi awal, para peserta diajak memetakan potensi dan tantangan wisata menggunakan analisis SWOT bersama tokoh masyarakat setempat. Guna mengatasi hambatan kreativitas dan keterbatasan waktu pengelola dalam menyusun narasi promosi, tim pelatih memberikan panduan pemanfaatan asisten AI seperti ChatGPT dan Claude untuk menyusun kalender konten mingguan yang terjadwal secara konsisten.

Memasuki sesi praktik, peserta diajarkan teknik merumuskan perintah visual (prompting) menggunakan metode L-S-O-D (Latar-Subjek-Objek detail-Deskripsi teknis) lewat Google Gemini. Selain memproduksi gambar, mereka juga dilatih menyulap foto statis menjadi video sinematik pendek menggunakan aplikasi berbasis AI seperti Runway, Pika, dan CapCut untuk diunggah ke platform Instagram Reels dan TikTok.

Kendati demikian, tim pelatih mengingatkan pentingnya kurasi manusia terhadap konten yang dihasilkan kecerdasan buatan agar informasi tetap faktual dan sesuai dengan karakter lokal. Ketua Mbulak Among Tani, Kadim, menyambut positif inisiatif ini dan berharap pendampingan dapat berlanjut secara berkala demi mendongkrak perekonomian warga Karangtengah melalui sektor pariwisata yang mandiri dan berdaya saing tinggi.