Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional sekaligus menekan angka masalah kesehatan pada usia dini, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk bersinergi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyelenggarakan program "Mandiri Bakti Kesehatan Anak". Inisiatif ini berfokus pada penyediaan layanan kesehatan preventif gratis guna mendukung tumbuh kembang optimal generasi muda Indonesia.
Program sosial ini berlangsung simultan di 10 kota besar di Indonesia, membentang dari Medan hingga Jayapura, sepanjang tanggal 23 hingga 31 Juli 2026. Dengan target menyasar sekitar 280 anak di setiap wilayah pelaksanaan, aksi nyata ini diharapkan mampu mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan kesehatan pada balita.
Langkah preventif ini dirasa kian krusial mengingat tantangan kesehatan anak di tanah air masih tergolong tinggi. Berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi anemia pada anak balita usia 0 hingga 4 tahun tercatat menyentuh angka 23,8 persen. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan sejak dini menjadi kunci penting untuk mencegah dampak jangka panjang.
Selama kegiatan berlangsung, anak-anak mendapatkan serangkaian pemeriksaan medis komprehensif, mulai dari skrining tumbuh kembang, pemeriksaan kesehatan gigi dan mata, hingga tes hematologi. Tak hanya itu, para orang tua juga dibekali edukasi mengenai pola asuh dan pemenuhan gizi seimbang melalui sesi konseling khusus bersama tenaga medis.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menegaskan bahwa investasi pada kesehatan anak merupakan pilar utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang produktif. Program ini juga menjadi wujud kepedulian sosial perseroan yang bertepatan dengan momentum perayaan hari jadi Bank Mandiri ke-28.
Sebagai pelengkap layanan medis, Bank Mandiri turut membagikan paket bantuan nutrisi berupa vitamin, susu, telur, dan kacang hijau bagi para peserta. Melalui integrasi antara pemeriksaan medis dan intervensi gizi ini, perseroan berkomitmen untuk terus menghadirkan program tanggung jawab sosial (TJSL) yang inklusif dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat luas.