Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersinergi dengan Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) kembali menghelat ajang bergengsi Gandrung Surfing Competition 2026. Kompetisi selancar yang telah memasuki edisi kelima ini dijadwalkan berlangsung di Pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran, pada 18 hingga 19 Juli 2026 mendatang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Dwi Handayani, menegaskan bahwa perhelatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan langkah strategis untuk memacu sektor pariwisata. Dengan mengusung konsep sport tourism, pemerintah daerah berharap perputaran ekonomi lokal melalui sektor UMKM, perhotelan, dan kuliner dapat meningkat signifikan, sekaligus mempromosikan identitas seni Gandrung dalam kemasan yang lebih modern dan inovatif.
Ketua Pengkab PSOI Banyuwangi, HM. Zaenul Arifin, menjelaskan bahwa kompetisi tahun ini akan mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari kelas Shortboard, Longboard, Open, hingga kategori Junior atau Under-14. Keberagaman kelas ini bertujuan untuk mewadahi potensi atlet lokal sekaligus mencetak bibit-bibit peselancar masa depan yang siap bersaing di kancah nasional hingga Olimpiade.
Selain aksi para peselancar di atas ombak, rangkaian acara akan dimeriahkan dengan pameran produk UMKM, festival kuliner pesisir, serta pagelaran seni tradisional Gandrung. Sinergi antara tantangan adrenalin olahraga selancar dan kekayaan kearifan lokal ini diharapkan mampu memperkokoh citra Banyuwangi sebagai destinasi wisata kreatif yang berdaya saing internasional.