Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong peningkatan jaminan sosial kesehatan bagi para pekerja sektor informal, khususnya pengemudi ojek online. Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meminta PT GoTo Gojek Tokopedia untuk memperluas kepesertaan BPJS Kesehatan bagi para mitranya guna memberikan perlindungan maksimal di jalan raya.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat meninjau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang berlangsung di Kantor Gojek, Kompleks CBD Polonia, Medan, pada Selasa (28/7). Kegiatan ini merupakan kolaborasi sinergis antara PT GoTo, Kementerian Kesehatan, Pemerintah Kota Medan, dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, sekaligus bagian dari realisasi program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto.
Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Sumut Faisal Hasrimy, Bobby menjelaskan bahwa kegiatan jemput bola ini sangat membantu para mitra yang kesulitan meluangkan waktu ke fasilitas kesehatan. Layanan medis yang disediakan dalam bakti sosial ini cukup komprehensif, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, rekam jantung (EKG), skrining tuberkulosis, deteksi dini kanker, hingga konsultasi dokter dan pembagian obat gratis.
Saat ini, Gojek tercatat telah menanggung iuran BPJS Kesehatan untuk sekitar 40 persen mitranya yang dinilai berprestasi. Meski mengapresiasi kontribusi tersebut, Bobby berharap persentase ini terus ditingkatkan. Menurutnya, meskipun wilayah Sumatera Utara kini telah menerapkan sistem Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan warga berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP, dukungan iuran dari pihak perusahaan tetap krusial demi meringankan beban finansial para pekerja.
Dalam kunjungan tersebut, Bobby juga menyempatkan diri berdialog dan memberikan bingkisan kepada ratusan pengemudi ojek online yang hadir. Langkah kepedulian ini diharapkan mampu memotivasi para pekerja lapangan untuk lebih peduli terhadap kondisi fisik mereka di tengah tingginya risiko pekerjaan harian.