Gunung Karangetang yang berlokasi di Pulau Siau, Sulawesi Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan pada Minggu (12/7/2026) malam. Letusan eksplosif yang terjadi sekitar pukul 19.14 Wita tersebut menyebabkan lontaran material pijar jatuh di area sekitar puncak kawah.
Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang, Yudia P. Tatipang, menjelaskan bahwa erupsi tersebut menyebabkan vegetasi alang-alang di sekitar kawah terbakar. Pantulan cahaya dari kobaran api yang mengenai awan sempat menciptakan visual yang tampak mencolok dari kejauhan, memberikan kesan kobaran api yang meluas ke arah utara.
Meski intensitas letusan cukup kuat, pihak PGA Karangetang memastikan bahwa lontaran material vulkanik sejauh ini masih berada dalam radius aman dan tidak menjangkau kawasan pemukiman warga. Tim teknis saat ini terus disiagakan untuk memantau pergerakan leleran lava pijar sebagai langkah antisipasi pasca-erupsi.
Saat ini, status Gunung Karangetang masih ditetapkan berada di Level II atau Siaga. Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi seluruh arahan keselamatan yang dikeluarkan oleh otoritas terkait guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.