Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) dan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program tersebut diresmikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, di Stadion H.M. Sanusi, Pulang Pisau, Sabtu (11/7/2026), sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau.

Gubernur Agustiar menjelaskan bahwa sasaran utama program subsidi pangan ini difokuskan bagi kelompok masyarakat rentan, mulai dari tenaga honorer, buruh, nelayan, hingga petani. Langkah ini diambil sebagai upaya menekan beban ekonomi masyarakat di tengah dinamika harga kebutuhan pokok, sekaligus menegaskan bahwa efisiensi anggaran daerah tidak boleh menghambat pemerintah dalam menyalurkan program yang berdampak langsung bagi rakyat.

Dalam pidatonya, orang nomor satu di Kalimantan Tengah ini menekankan prinsip pemerataan pembangunan. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik tidak boleh terpusat di ibu kota provinsi saja, namun harus dirasakan secara merata oleh seluruh warga di setiap pelosok kabupaten, termasuk Pulang Pisau. Sebagai instrumen pendukung, ia memperkenalkan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang mengintegrasikan akses layanan kesehatan berbasis KTP, bantuan pendidikan, serta bantuan sosial.

Sektor pendidikan dan ketahanan pangan juga menjadi perhatian serius dalam perayaan tersebut. Wakil Gubernur Edy Pratowo menambahkan, terdapat sekitar 10 ribu calon penerima manfaat KHBS di Pulang Pisau. Selain itu, pemerintah juga menggulirkan program vokasi pertanian gratis bagi 1.000 peserta, yang nantinya akan disiapkan menjadi 'Brigade Pangan' untuk memperkuat kemandirian pangan di daerah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjaga. Gubernur Agustiar mengajak seluruh elemen daerah untuk terus memberikan masukan konstruktif dalam mengawal pembangunan agar Kalimantan Tengah dapat berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat. (Sumber: MMC Kalteng)