Kebakaran hutan kembali melanda kawasan lindung Gunung Soputan di Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memperkirakan area vegetasi yang dilalap api telah mencapai luas antara 50 hingga 100 hektare, dan angka ini berpotensi terus bertambah seiring proses pemadaman yang masih berlangsung.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Minahasa Tenggara, Julex Wanga, menjelaskan bahwa jajarannya langsung bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan kejadian pada hari Minggu pagi. Tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran untuk melakukan asesmen cepat dan memetakan titik-titik api utama.
Langkah penanganan darurat segera diambil melalui koordinasi lintas sektor guna mempercepat proses pemadaman. Kendati demikian, karakteristik lahan yang didominasi oleh tanaman alang-alang serta pohon pinus kering membuat kobaran api dengan cepat meluas dan menyulitkan upaya lokalisasi kebakaran oleh petugas di lapangan.
Hingga saat ini, personel pemadam kebakaran bersama instansi terkait masih terus bersiaga dan berupaya memadamkan bara api yang tersisa. Peristiwa ini membangkitkan ingatan atas kebakaran serupa pada awal September 2023, ketika kawasan hutan lindung di gunung api aktif tersebut hangus hingga mencapai seribu hektare.