Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palmerah, di bawah naungan Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, secara proaktif memperkuat edukasi bagi calon pengantin. Langkah ini difokuskan pada pemahaman mendalam mengenai kesehatan fisik sebagai fondasi utama dalam membina mahligai rumah tangga yang sakinah.
Dalam sesi bimbingan yang berlangsung di Balai Nikah KUA Palmerah pada Selasa (30/6/2026), narasumber dari Puskesmas Kecamatan Palmerah, Friyani, menegaskan bahwa kesehatan pasangan merupakan investasi strategis. Kesiapan kesehatan ini tidak hanya berdampak pada keharmonisan suami-istri, tetapi juga menjadi kunci utama dalam melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkualitas.
Friyani menyoroti urgensi pemeriksaan kesehatan pra-nikah sebagai langkah preventif untuk mendeteksi penyakit yang kerap tidak menunjukkan gejala klinis, seperti hipertensi, anemia, maupun diabetes. Menurutnya, deteksi dini memungkinkan pasangan untuk melakukan tindakan pencegahan atau pengobatan lebih awal, sehingga risiko kesehatan yang lebih serius dapat diminimalisir sebelum masa kehamilan tiba.
Selain pemeriksaan kesehatan rutin, edukasi ini juga menekankan pentingnya pemberian imunisasi bagi calon ibu. Proteksi melalui imunisasi, terutama terhadap penyakit tetanus dan difteri, dianggap krusial untuk melindungi ibu sekaligus memberikan perlindungan kekebalan bagi bayi yang akan lahir melalui antibodi yang terbentuk selama masa kehamilan.
Lebih lanjut, Friyani menyampaikan bahwa upaya menjaga kesehatan ini selaras dengan prinsip syariat Islam yang mengedepankan ikhtiar preventif. Dengan perpaduan kesiapan spiritual, psikologis, dan fisik, Kementerian Agama berharap para calon pengantin dapat membangun struktur keluarga yang tangguh, sehat, serta berkontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat luas.