Jakarta — Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) PBNU, Jadul Maula, melakukan audiensi dengan perwakilan Kementerian Kesehatan untuk menyerahkan petisi secara langsung. Langkah ini merupakan bentuk nyata aspirasi terkait kekhawatiran terhadap kebijakan yang dianggap berpotensi memberikan dampak negatif bagi keberlangsungan hidup para petani serta buruh tembakau di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, Jadul Maula didampingi oleh Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Akibat Tembakau Kemenkes, Benget Saragih. Penyerahan dokumen aspirasi ini menjadi momentum bagi para pemangku kepentingan untuk meninjau kembali regulasi yang bersinggungan langsung dengan sektor ekonomi pertembakauan nasional.
Pihak Lesbumi PBNU menegaskan pentingnya keseimbangan antara aspek kesehatan masyarakat dan perlindungan ekonomi bagi rakyat kecil yang bergantung pada industri tembakau. Melalui dialog konstruktif ini, diharapkan pemerintah dapat mengambil langkah kebijakan yang lebih inklusif dan tidak mengabaikan nasib para pekerja di sektor tersebut.