Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik kelompok 21 dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) sukses menggelar kegiatan Posyandu Lansia yang inklusif di Balai Desa Kendalsewu. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek klinis, melainkan juga menyentuh sisi psikologis para lansia melalui penyuluhan kesehatan mental.
Acara tersebut diikuti oleh 55 warga lansia dengan dukungan penuh dari tenaga kesehatan profesional, termasuk seorang bidan dan dua perawat, serta keterlibatan aktif dari delapan kader PKK setempat. Dosen Pembimbing Lapangan, Andika Alviameita, turut mengawal jalannya kegiatan agar berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.
Rangkaian acara dimulai dengan sesi senam kebugaran yang dipandu langsung oleh mahasiswa KKN untuk memanaskan otot-otot peserta. Setelahnya, materi edukasi bertajuk “Menjaga Bahagia di Usia Senja” disampaikan oleh Nabila Wulyandini, yang menekankan pentingnya pikiran positif serta menjaga interaksi sosial agar kesehatan mental tetap terjaga di masa tua.
Ketua KKN T 21 Umsida, Muhammad Ali Fikri, menegaskan bahwa kesehatan lansia merupakan spektrum luas yang mencakup keseimbangan fisik dan mental. Ia berharap inisiatif ini dapat menumbuhkan kesadaran di masyarakat bahwa kebahagiaan psikis memiliki kontribusi besar terhadap kualitas hidup lansia secara menyeluruh.
Selain edukasi, para peserta mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan komprehensif, mulai dari pengukuran antropometri, cek tekanan darah, hingga skrining kadar glukosa dan asam urat. Hasil pemeriksaan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan konsultasi bersama tenaga medis serta pemberian obat-obatan yang diperlukan.
Respon positif datang dari salah satu warga, Kasmini, yang merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, kombinasi antara layanan kesehatan dan edukasi praktis memberikan semangat baru bagi para lansia di Desa Kendalsewu untuk menjalani masa senja dengan lebih produktif dan gembira.