Kabar duka menyelimuti dunia bisnis dan politik Tanah Air. Rachmat Gobel, sosok pengusaha terkemuka sekaligus politisi senior, dikabarkan meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. Berita kepulangannya dikonfirmasi langsung melalui pernyataan resmi keluarga besar melalui akun media sosial mendiang.

Kepergian Rachmat Gobel memicu refleksi publik terhadap kontribusi besarnya dalam membangun fondasi industri nasional. Sebagai putra pertama dari pendiri kelompok bisnis, Thayeb Mohammad Gobel, Rachmat dipercaya memegang kendali kepemimpinan sejak tahun 1984. Di bawah arahannya, Gobel Group menjelma menjadi entitas bisnis yang vital dengan mempekerjakan lebih dari 18 ribu karyawan.

Salah satu pilar utama kerajaan bisnis yang dibangunnya adalah sektor manufaktur elektronik melalui PT Panasonic Manufacturing Indonesia (PMI). Sejak berdiri pada 1970, perusahaan ini menjadi produsen perangkat rumah tangga rumah tangga yang dipercaya masyarakat Indonesia, mulai dari pompa air hingga perangkat audio-visual, dengan performa finansial yang sangat signifikan.

Selain manufaktur, langkah diversifikasi bisnis Rachmat Gobel terlihat melalui PT Gobel Dharma Sarana Karya (GDSK). Bermula dari inisiatif penyediaan layanan makanan bagi pekerja pabrik, perusahaan ini bertransformasi menjadi penyedia jasa katering profesional dan layanan perhotelan yang menjangkau pasar lebih luas di Indonesia.

Tidak hanya berfokus pada industri konvensional, Rachmat juga merambah sektor kesehatan melalui kemitraan dengan Kaikoukai Healthcare Group pada tahun 2013. Inisiatif ini difokuskan pada pengembangan layanan medis spesialis, termasuk perawatan dialisis, dengan mengadopsi standar global untuk meningkatkan daya saing kualitas kesehatan di dalam negeri.