Jakarta resmi menyambut warga negara baru di kancah olahraga nasional. Mitchell Lee Baker, pesepak bola muda berusia 19 tahun, telah resmi mengikrarkan sumpah setia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dalam upacara kenegaraan yang berlangsung di Gedung Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU), Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Senin (13/7).
Prosesi tersebut turut disaksikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Mitchell, yang sebelumnya berkewarganegaraan Australia, mendapatkan status WNI melalui jalur garis keturunan. Kakeknya, Han Koen Lie, tercatat lahir di Yogyakarta, sementara neneknya, Li Nio The Lie, berasal dari Semarang.
Dirjen AHU, Widodo, dalam sambutannya menekankan bahwa naturalisasi ini bukan sekadar pergantian dokumen kewarganegaraan, melainkan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas kompetitif tim nasional sepak bola Indonesia. Kebijakan ini mengacu pada UU Nomor 12 Tahun 2006 yang memungkinkan pemberian kewarganegaraan bagi individu yang dianggap berjasa atau memberikan kontribusi bagi kepentingan negara.
Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi atas rampungnya proses naturalisasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kehadiran atlet berdarah Indonesia dari luar negeri merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk mencapai target prestasi di berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games, Asian Games, hingga ambisi menembus Piala Dunia.
“Pemerintah berkomitmen penuh untuk merangkul potensi atlet dengan latar belakang keturunan Indonesia yang memiliki kualitas mumpuni. Hal ini dilakukan sebagai langkah akselerasi untuk mengibarkan bendera Merah Putih di podium tertinggi dunia, tanpa sedikit pun mengabaikan pembinaan atlet dari akar rumput atau grassroots,” ujar Erick Thohir.
Langkah ini melengkapi tren naturalisasi positif yang sebelumnya telah terbukti memberikan dampak signifikan bagi cabang olahraga lain, seperti renang, yang sukses menyumbangkan medali emas bagi Indonesia. Pemerintah berharap, integrasi Mitchell ke dalam ekosistem sepak bola nasional dapat menjadi energi baru bagi kemajuan prestasi olahraga di Tanah Air.