Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmen dalam revitalisasi sektor perikanan melalui keberhasilan panen udang vaname di Loka PBI Tugu, Semarang. Dengan memanfaatkan teknologi closed system pada tambak seluas 1.561 meter persegi, pemerintah membuktikan bahwa inovasi rekayasa dapat menghasilkan komoditas berkualitas tinggi meski berada di kawasan industri.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah, Endi Faiz Efendi, mengungkapkan bahwa panen yang dilakukan setelah 82 hari masa budidaya ini diproyeksikan menghasilkan 1,3 ton udang. Penggunaan sistem tertutup dipilih sebagai solusi efisiensi air, di mana air yang digunakan terlebih dahulu melalui proses treatment ketat menggunakan dolomit, kaporit, dan aerasi guna menjaga sterilitas lingkungan budidaya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dalam kunjungannya menekankan pentingnya peran balai perikanan pemerintah sebagai pusat penyediaan bibit unggul bagi masyarakat. Menurutnya, penguatan sektor pembibitan menjadi kunci untuk menekan biaya produksi dan mempercepat perputaran ekonomi bagi para pembudidaya lokal. Ia pun menginstruksikan seluruh jajaran dinas untuk lebih proaktif dalam mendampingi masyarakat, mulai dari hulu hingga pemasaran hasil panen.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi memaparkan rencana strategis untuk merevitalisasi tambak di sepanjang Pantai Utara Jawa Tengah yang membentang di 17 kabupaten dan kota. Dengan dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, proyek revitalisasi terhadap 72 ribu hektare lahan tambak yang selama ini masih dikelola secara tradisional ditargetkan dapat segera terwujud untuk mendukung swasembada pangan nasional.