Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) KONI Papua Barat Daya Tahun 2026 resmi digelar di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, pada Rabu (29/7/2026). Momentum ini menjadi tonggak penting bagi penataan organisasi olahraga di provinsi termuda Indonesia tersebut guna melahirkan atlet-atlet berprestasi dari tingkat nasional hingga internasional.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, yang hadir langsung dalam forum tersebut, mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga di Papua Barat Daya untuk bersatu membangun organisasi yang profesional. Ia menjelaskan bahwa agenda utama Musorprovlub ini adalah memilih Ketua KONI Papua Barat Daya yang baru, dengan memfokuskan dukungan pada satu calon tunggal yang merupakan putra daerah terbaik.

Marciano menekankan bahwa esensi utama dari kepengurusan KONI bukanlah perebutan kekuasaan, melainkan keberlanjutan program pembinaan atlet. Mantan Kepala BIN ini optimistis bahwa bumi Papua Barat Daya menyimpan potensi talenta olahraga yang luar biasa besar dan mampu bersaing di kancah global. Ia berharap ke depan akan lahir juara-juara baru di ajang SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade dari wilayah ini.

Sejalan dengan visi tersebut, Penjabat Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, meminta agar Musorprovlub menjadi wadah pemersatu, bukan tempat perdebatan yang tidak produktif. Menurut Elisa, fokus utama seluruh pihak adalah bagaimana mendorong anak-anak daerah mengukir prestasi emas demi mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga internasional.

Elisa juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi multipihak dalam memajukan sektor olahraga. Mengingat adanya keterbatasan anggaran daerah, ia menegaskan bahwa pembinaan olahraga berprestasi tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah, melainkan membutuhkan kemitraan strategis dengan sektor swasta dan masyarakat guna mencapai target prestasi yang diimpikan.