Menjelang perayaan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli mendatang, platform streaming Netflix resmi menyelenggarakan "Netflix Family Festival 2026: World of Wonder" di Jakarta, Sabtu (11/7). Acara ini dirancang sebagai wadah interaktif yang mempertemukan keluarga, pegiat industri kreatif, hingga pembuat kebijakan untuk merayakan esensi cerita anak yang inspiratif.
Director of Global Affairs Southeast Asia Netflix, Ruben Hattari, menyatakan bahwa festival ini bukan sekadar ajang hiburan, melainkan langkah strategis untuk mendekatkan anak-anak dengan karakter favorit mereka secara langsung. Lebih jauh, ajang ini juga menjadi sarana bagi orang tua untuk mendalami fitur keamanan digital, guna memastikan pengalaman menonton yang lebih aman dan positif bagi buah hati.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, memberikan apresiasi atas inisiatif Netflix. Menurutnya, kolaborasi ini sangat relevan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pelindungan anak di ruang digital melalui regulasi yang ada. Edukasi mengenai kontrol orang tua dan klasifikasi usia menjadi poin krusial agar orang tua lebih bijak dalam memfilter tayangan bagi keluarga.
Selain menyuguhkan hiburan seperti sesi menyanyi bersama dan permainan interaktif di Netflix Playground, festival ini juga menjadi panggung bagi pengembangan industri kreatif tanah air. Melalui program "Cerita Anak Nusantara", Netflix bekerja sama dengan APROFI dan Badan Perfilman Indonesia untuk membekali para kreator lokal dengan keterampilan teknis melalui masterclass khusus, demi melahirkan konten anak berkualitas tinggi.
Rangkaian festival ditutup dengan diskusi edukatif mengenai pola asuh di era digital bersama pakar parenting serta pemutaran perdana film "Aku Sebelum Aku" karya Gina S. Noer. Dengan perpaduan antara edukasi, pemberdayaan kreator, dan hiburan, Netflix berharap dapat terus menjadi mitra keluarga dalam menyajikan konten yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat ikatan emosional antaranggota keluarga.