Pemerintah Kota Mojokerto terus berupaya memaksimalkan potensi aset daerah dengan merevitalisasi fungsi Rest Area Gunung Gedangan. Kawasan yang semula hanya berfungsi sebagai tempat persinggahan sementara kini telah bertransformasi menjadi ruang publik dinamis yang memadukan kegiatan ekonomi lokal, ekspresi seni, dan hiburan masyarakat.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kolaborasi produktif antara pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), komunitas seni, dan masyarakat luas. Melalui penataan ini, aset daerah diharapkan dapat memberikan nilai manfaat yang konkret bagi perekonomian setempat.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto, Amin Wachid, menjelaskan bahwa lantai dua kawasan tersebut kini difungsikan sebagai sentra UMKM dan pasar seni. Berbagai produk lokal unggulan mulai dari kuliner tradisional, lukisan, hingga karya seni rupa dipasarkan secara langsung di area ini untuk membuka peluang usaha baru.

Selain menjadi pusat perputaran ekonomi, rest area ini juga menawarkan hiburan rutin berupa pertunjukan musik langsung setiap hari Rabu. Kehadiran pentas musik ini menjadi daya tarik tersendiri yang mampu meningkatkan jumlah kunjungan publik, yang secara langsung berdampak positif pada peningkatan omzet para pedagang.

Pemerintah Kota Mojokerto menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan fasilitas secara berkelanjutan. Upaya pembenahan ini ditargetkan untuk menciptakan ruang publik yang representatif, nyaman, dan mampu menjadi salah satu pilar penggerak kesejahteraan masyarakat Mojokerto.