Pasar saham global kembali mencatatkan tren penguatan yang dimotori oleh kebangkitan raksasa teknologi. Indeks Nasdaq 100 terpantau naik 1,3% seiring dengan memudarnya kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan tren kecerdasan buatan (AI), yang selama ini menjadi mesin penggerak utama pasar bullish.
Sentimen positif ini muncul setelah Nvidia Corp. memberikan pernyataan tegas mengenai ketahanan peta jalan perusahaan, sekaligus meredam dampak negatif dari rumor penundaan server yang sebelumnya sempat menekan bursa saham Asia. Langkah ini berhasil menghentikan tren aksi jual yang sempat membayangi para produsen chip dalam beberapa hari terakhir.
Selain Nvidia, dinamika pasar juga dipengaruhi oleh langkah strategis Broadcom Inc. yang memperpanjang kerja sama jangka panjang dengan Apple Inc. hingga 2031. Di sisi lain, rencana SK Hynix untuk melantai di bursa Amerika Serikat serta antisipasi investor terhadap laporan keuangan Samsung Electronics turut menambah optimisme di pasar global.
Meski sempat mengalami fluktuasi tajam dalam beberapa pekan terakhir, para pelaku pasar kini tampak kembali fokus mencari validasi fundamental terkait potensi keuntungan dari investasi teknologi AI. Kestabilan ini memberikan sinyal bahwa minat investor terhadap inovasi berbasis kecerdasan buatan masih memiliki ruang yang cukup luas untuk terus bertumbuh.