Aktor dan komedian Bobby Tince memutuskan untuk sepenuhnya melepaskan unit bisnis travel umrah yang sebelumnya ia kelola. Langkah ini diambil setelah lini usaha tersebut dilaporkan mengalami kebangkrutan dengan nilai kerugian mencapai Rp2 miliar. Saat ini, kepemilikan dan operasional agen perjalanan tersebut telah dialihkan seluruhnya kepada pihak lain.

Kendati tidak lagi berkecimpung secara langsung dalam bisnis biro perjalanan ibadah, Bobby menyatakan dirinya tetap terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan konsultasi seputar ibadah umrah. Ia memandang aktivitas berbagi informasi dan panduan umrah tersebut sebagai bentuk syiar keagamaan yang masih dapat ia lakukan secara sukarela.

Kini, fokus utama Bobby beralih pada pengembangan bisnis kuliner berupa warung makan. Pilihan ini dinilai lebih fleksibel dan memungkinkan dirinya untuk membagi waktu dengan lebih baik bersama anak-anak serta keluarganya.

Bobby menjelaskan bahwa menjalankan usaha makanan di lokasi yang menetap membantunya memantau perkembangan anak secara langsung. Berbeda dengan saat mengelola bisnis travel yang menuntutnya kerap bepergian ke luar negeri dalam waktu lama, bisnis kuliner memungkinkannya untuk tetap dekat dengan rumah.