Kementerian Sains dan Teknologi Vietnam menggelar konferensi nasional di Hanoi untuk membahas langkah strategis pasca-perampungan kerangka regulasi sektor teknologi dan transformasi digital. Konferensi bertajuk "Institusi untuk Sains, Teknologi, Inovasi, dan Transformasi Digital - Menghilangkan Hambatan dan Menciptakan Pembangunan" ini dihadiri langsung oleh Wakil Perdana Menteri Ho Quoc Dung.

Dalam forum tersebut, Menteri Sains dan Teknologi Vu Hai Quan memaparkan bahwa pemerintah telah merumuskan ratusan dokumen hukum baru guna memperkuat fondasi hukum iptek. Langkah ini mencakup penyusunan 10 undang-undang, puluhan dekrit, serta keputusan kementerian yang dirancang dalam waktu singkat berkat kolaborasi erat antarlembaga negara.

Kendati fondasi kelembagaan dinilai telah rampung, tantangan yang lebih besar kini terletak pada konsistensi penerapannya di lapangan. Menteri Vu Hai Quan menekankan pentingnya beralih dari sekadar perumusan kebijakan menuju aksi nyata yang mampu melahirkan produk-produk konkret yang bermanfaat bagi masyarakat.

Wakil Perdana Menteri Ho Quoc Dung menegaskan bahwa keberhasilan reformasi ini tidak diukur dari jumlah dokumen yang diterbitkan, melainkan dari kontribusi nyata sektor teknologi terhadap ekonomi. Indikator utamanya meliputi jumlah teknologi baru yang berhasil dikuasai, efektivitas komersialisasi produk, serta lahirnya bisnis-bisnis inovatif baru.

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah mendorong sinergi kuat dari empat pilar ekosistem inovasi, yaitu negara, akademisi, lembaga penelitian, dan sektor swasta. Pemerintah berkomitmen meningkatkan efisiensi birokrasi dan mempercepat penyaluran anggaran riset, sementara pelaku bisnis diharapkan lebih proaktif berinvestasi dalam pengembangan teknologi masa depan.