Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidenreng Rappang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidrap menyelenggarakan seminar kesehatan internasional bertajuk "Update Terkini Penanganan Kanker" di Aula Saromase, Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya mengenali gejala kanker sejak dini.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang membuka acara tersebut secara resmi menekankan bahwa keterlambatan diagnosis menjadi faktor utama tingginya risiko fatal akibat kanker. Menurutnya, pemahaman yang benar mengenai perbedaan antara tumor dan kanker, serta gejala-gejala klinisnya, sangat krusial bagi masyarakat agar dapat segera mencari pertolongan medis sebelum penyakit mencapai stadium lanjut.
"Satu orang kader yang paham bisa menyelamatkan puluhan keluarga. Pengetahuan ini harus kita sebarluaskan hingga ke tingkat rumah tangga dan komunitas terkecil," ujar Syaharuddin. Ia menambahkan, Pemkab Sidrap telah mengalokasikan anggaran melalui APBD dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) untuk program deteksi dini yang telah menyasar sekitar 15 ribu warga sejak tahun lalu, menjadikan Sidrap sebagai daerah dengan capaian pencegahan kanker tertinggi di wilayahnya.
Ketua TP PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin, menyatakan bahwa kolaborasi internasional dengan Damansara Specialist Hospital, Malaysia, ini adalah langkah strategis untuk membawa standar edukasi kesehatan global ke daerah. Ia menegaskan bahwa seluruh kader PKK dari tingkat kabupaten hingga desa siap menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan gaya hidup sehat dan pentingnya pemeriksaan rutin.
Seminar yang dihadiri jajaran Forkopimda, tenaga kesehatan, dan perwakilan TP PKK se-Ajatappareng ini diharapkan mampu memicu gerakan masif. Dengan memadukan edukasi medis terkini dan keterlibatan aktif kader di lapangan, Pemkab Sidrap optimistis dapat membangun masyarakat yang lebih waspada dan mampu menekan angka kesakitan akibat kanker di masa depan.