Menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif, pelaku industri otomotif kini membutuhkan dukungan layanan keuangan yang komprehensif. Menjawab tantangan tersebut, Astra Financial melalui Bank Saqu, Astra Credit Companies (ACC), Toyota Astra Finance (TAF), dan Asuransi Astra mengambil langkah strategis dengan mempererat sinergi ekosistem mereka.

Langkah konkret ini diwujudkan melalui acara Bank Saqu Sunrise Society: Golf Par-Tee yang menjadi ajang pertemuan bagi 144 pemimpin industri, mulai dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) hingga jaringan dealer. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang jejaring, melainkan momentum untuk memaparkan solusi keuangan terpadu, mulai dari manajemen transaksi, payroll, pembiayaan modal kerja, hingga perlindungan asuransi bagi pelaku bisnis.

Pelaksana Tugas Presiden Direktur Bank Saqu, Leka Madiadipoera, menekankan bahwa pertumbuhan bisnis berkelanjutan sangat bergantung pada kepercayaan dan ekosistem yang solid. Melalui inisiatif ini, perusahaan berkomitmen untuk terus mendampingi nasabah di setiap tahap pengembangan usaha dengan solusi yang relevan dan efisien.

Senada dengan hal tersebut, para pimpinan unit bisnis Astra Financial lainnya menegaskan pentingnya kolaborasi ini. Pihak ACC dan TAF menyatakan bahwa sinergi ini akan memperkuat posisi mereka dalam memberikan layanan pembiayaan yang lebih prima bagi pelanggan. Sementara itu, Asuransi Astra melengkapi ekosistem tersebut dengan menyediakan proteksi yang krusial untuk memberikan rasa aman (peace of mind) bagi para mitra bisnis dan konsumen.

Selain memperkuat sisi operasional bisnis, Bank Saqu juga memperluas jangkauan platform Sunrise Society yang awalnya merupakan gerakan kebiasaan hidup sehat, kini bertransformasi menjadi wadah kolaborasi profesional. Dengan menghubungkan komunitas pelaku usaha melalui berbagai kegiatan, Bank Saqu optimistis dapat membuka lebih banyak peluang ekspansi yang mendukung pertumbuhan ekonomi di sektor otomotif, terutama menjelang perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.