PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) mengambil langkah strategis untuk memperluas jangkauan bisnisnya di luar penyewaan menara telekomunikasi. Melalui anak usaha utamanya, PT Tower Bersama (TB), emiten infrastruktur telekomunikasi ini bersiap merambah bisnis Aktivitas Jasa Gerbang Akses Internet atau Network Access Point (NAP).
Ekspansi ini menandai transformasi perusahaan untuk membangun ekosistem infrastruktur digital yang lebih terintegrasi. Dengan mengantongi kode KBLI 61107, PT Tower Bersama tidak lagi hanya mengandalkan penyewaan menara dan micro cell pole kepada operator seluler, melainkan juga menyediakan gerbang interkoneksi jaringan internet.
Manajemen TBIG menjelaskan bahwa ekspansi ini tergolong sebagai transaksi material karena PT Tower Bersama menyumbang lebih dari 20 persen terhadap total pendapatan konsolidasian perseroan. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan peluang pasar seiring melonjaknya kebutuhan konektivitas data di tanah air sekaligus menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perseroan.
Kondisi keuangan TBIG saat ini dinilai cukup solid untuk mendanai rencana ekspansi tersebut. Per 31 Maret 2026, perseroan mencatatkan total aset mencapai Rp46,51 triliun dengan ekuitas sebesar Rp13,26 triliun. Pada kuartal pertama tahun 2026, TBIG juga sukses mengantongi pendapatan sebesar Rp1,71 triliun dan laba bersih sebesar Rp405,16 miliar.
Kendati demikian, rencana diversifikasi usaha ini masih memerlukan restu dari para pemegang saham. Perseroan dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 24 Agustus 2026 mendatang guna memperoleh persetujuan resmi atas penambahan kegiatan usaha baru tersebut.