Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) SMK NU Pamotan sukses menyelenggarakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) pada Jumat hingga Sabtu (17–18/7/2026). Agenda rutin tahunan ini dirancang sebagai gerbang awal kaderisasi untuk melahirkan generasi muda Nahdliyin yang berkarakter kokoh dan berwawasan luas.

Selama dua hari pelaksanaan, para pelajar mendapatkan penggemblengan intensif mengenai ke-NU-an, keorganisasian, kepemimpinan, hingga wawasan kebangsaan. Tak hanya itu, pemahaman literasi digital turut menjadi pilar utama dalam pelatihan ini agar para peserta mampu memilah informasi dengan bijak serta siap mengadaptasi kemajuan teknologi secara positif.

Pembina PK IPNU-IPPNU SMK NU Pamotan, Abdul Hakim, menekankan pentingnya tahapan pembinaan yang berkesinambungan dalam membentuk kedewasaan diri dan rasa kepedulian sosial. Ia meyakini bahwa proses kaderisasi yang bertahap akan mematangkan mentalitas kepemimpinan siswa secara lebih berkualitas ketimbang muncul sebagai kader instan.

Hakim menambahkan bahwa dinamika zaman menuntut kader NU tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga cerdas dalam menyaring terpaan informasi di ruang digital. Karena itu, ia mendorong para peserta untuk memupuk semangat belajar dan melanjutkan estafet kaderisasi hingga jenjang yang lebih tinggi.

Dukungan senada diutarakan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU Pamotan, Siti Nur Rochmah. Ia memberikan apresiasi atas konsistensi SMK NU Pamotan yang terus merawat pembinaan pelajar. Melalui Makesta ini, Rochmah berharap dapat melahirkan generasi muda yang mampu memelihara tradisi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sembari tetap unggul menguasai teknologi di ranah global.