Pelayanan kesehatan tingkat dasar di Kota Samarinda terus diperkuat guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sebanyak 12 kader dari Posyandu Cempaka dan Posyandu Teratai di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, menjalani pelatihan intensif untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam mendukung Integrasi Layanan Primer (ILP).
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 1–2 Agustus 2026 ini diselenggarakan di kediaman Ketua RT 09 Kelurahan Lempake. Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Hibah BIMA Pengabdian kepada Masyarakat 2026 dengan fokus pada revitalisasi ekosistem Posyandu berbasis ILP untuk mengoptimalkan layanan kesehatan warga.
Ketua Tim Pelaksana, Riska Mayang Saputri Ginting, S.Gz., M.Kes, menjelaskan bahwa pembekalan ini bertujuan agar para kader mampu menyajikan pelayanan kesehatan dasar secara lebih komprehensif. Peningkatan keterampilan ini diharapkan membuat kader lebih siap menghadapi berbagai kebutuhan pemeriksaan kesehatan dasar di lapangan.
Pada hari pertama, para kader dibekali materi seputar konsep dasar Posyandu ILP sebagai jembatan layanan kesehatan masyarakat menuju puskesmas oleh Anitatia Ratna Megasari, S.K.M., M.P.H. Setelah itu, pelatihan dilanjutkan dengan praktik pengukuran antropometri serta interpretasi hasil skrining biokimia dasar dan penggunaan tensimeter digital oleh tim ahli.
Memasuki hari kedua, fokus pelatihan bergeser pada edukasi gizi keluarga yang dipandu oleh tim akademisi Program Studi Sarjana Gizi. Para kader mendalami materi terkait pedoman gizi seimbang "Isi Piringku", pengaturan konsumsi gula, garam, dan lemak, hingga solusi menghadapi anak yang mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM).
Melalui peningkatan kemampuan teknis ini, para kader diharapkan dapat menyelenggarakan skrining kesehatan secara lebih akurat dan terpercaya. Peningkatan kualitas pelayanan ini juga ditargetkan mampu mendorong partisipasi aktif dan meningkatkan angka kunjungan masyarakat ke Posyandu setempat.