PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) secara resmi melakukan transformasi strategi bisnis di wilayah Jawa Barat. Tidak lagi sekadar mengandalkan pembiayaan perumahan, bank pelat merah ini kini mulai menyasar ekosistem bisnis yang lebih luas, mencakup sektor kawasan industri hingga industri perhotelan, restoran, dan kafe (horeka).
Regional Office Head BTN Kantor Wilayah Jawa Barat, Asvianti Handaru, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil mengingat Jawa Barat merupakan motor penggerak pertumbuhan ekonomi perseroan. Meski dikenal sebagai bank spesialis perumahan yang memiliki keterkaitan dengan lebih dari 160 industri turunan, BTN kini memilih untuk hadir dalam seluruh siklus ekonomi nasabahnya.
Strategi operasional BTN di lapangan dibagi menjadi dua zona utama berdasarkan karakteristik wilayah. Untuk area Jabar 1 yang mencakup Bekasi Raya hingga Karawang, perseroan memfokuskan layanan pada kebutuhan kawasan industri. Sementara itu, untuk wilayah Jabar 2 yang meliputi Bandung Raya hingga Cirebon, BTN lebih menonjolkan dukungan bagi sektor pariwisata dan horeka.
Asvianti menambahkan bahwa pendekatan ini bukan sekadar menawarkan produk kredit semata, melainkan membangun ekosistem layanan keuangan terintegrasi. Hal ini mencakup seluruh kebutuhan nasabah mulai dari fasilitas pembiayaan, kemudahan transaksi, hingga pengelolaan keuangan operasional perusahaan.
Dengan posisi yang kuat sebagai lima besar penyalur kredit di Jawa Barat dan pemimpin pasar dalam program KPR subsidi pemerintah, BTN optimis dapat meningkatkan frekuensi transaksi dari sekitar dua juta nasabah yang dimilikinya saat ini. Selain itu, perseroan berkomitmen untuk terus mendorong penyaluran kredit ke sektor produktif, termasuk UMKM dan industri kecil menengah (SMI), guna memperkuat loyalitas nasabah dalam ekosistem BTN.