PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) resmi memberikan dukungan terhadap pengembangan K-TRACK atau Kopi Tourism & Rural Agro Creative di Gunung Karang, Kabupaten Pandeglang. Inisiatif ini dirancang untuk mengangkat potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum terekspos secara luas kepada publik.

K-TRACK merupakan hasil kolaborasi antara PLN dengan Kelompok Petani Kopi Citaman Lawangtaji. Program ini mengintegrasikan aspek edukasi, pariwisata, dan pelestarian lingkungan. General Manager PLN UID Banten, Tonny Bellamy, menegaskan bahwa keterlibatan perseroan bertujuan untuk membangun ekosistem ekonomi yang mandiri bagi masyarakat lokal dengan memanfaatkan potensi kekayaan alam setempat secara bijak.

Daya tarik utama dari kawasan ini adalah sinergi unik antara ekosistem kelelawar pemakan buah, atau yang disebut warga lokal sebagai 'lalay', dengan tanaman kopi. Interaksi alami ini menghasilkan produk unggulan bernama Kopi Leupeh Lalay, yang dikenal memiliki karakteristik rasa khas dengan tingkat keasaman rendah serta jejak rasa buah yang unik.

Ketua Kelompok Petani Kopi Citaman Lawangtaji, Maman, menjelaskan bahwa K-TRACK dibangun agar pengunjung tidak sekadar menjadi konsumen, tetapi juga dapat terlibat dalam pengalaman literasi kopi dan konservasi hutan. Melalui dukungan PLN, para petani berharap dapat memperluas jangkauan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian Gunung Karang sebagai sumber penghidupan utama masyarakat sekitar.