Rumah BUMN Gunungkidul di bawah pengelolaan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta kini tengah mengintensifkan Program Inkubasi GREBEK Business Digital. Inisiatif strategis yang berlangsung sejak April hingga Juli 2026 ini menyasar 15 pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) terpilih dengan memberikan pendampingan rutin setiap pekannya.

Program ini dirancang khusus untuk membekali para pelaku usaha dengan kemampuan praktis (hands-on) dalam memanfaatkan ekosistem digital. Peserta mendapatkan pelatihan komprehensif mulai dari optimalisasi platform seperti Instagram, WhatsApp, Google, hingga TikTok Bisnis. Selain teknis pemasaran, peserta juga dibimbing dalam penyusunan katalog produk dan pembuatan konten yang relevan dengan tren algoritma terkini.

Memasuki tahap lanjutan, fokus pelatihan beralih pada penguatan identitas usaha serta personal branding. Manajer Rumah BUMN Gunungkidul, Atikka Rismawati, menegaskan pentingnya memiliki company profile yang representatif bagi UMKM. Hal ini menjadi kunci utama agar pelaku usaha mampu menangkap peluang kolaborasi, kemitraan, maupun akses pameran yang selama ini sering terlewatkan akibat kurangnya portofolio bisnis yang profesional.

General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, menyatakan bahwa pendampingan ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Melalui Rumah BUMN, PLN berupaya menciptakan ekosistem bisnis yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Diharapkan, melalui program berkelanjutan ini, para pelaku UMKM dapat bertransformasi menjadi penggerak ekonomi daerah yang tangguh di era digital.