Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur (NTT) baru saja menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Polda NTT menjadi institusi kepolisian daerah pertama di Indonesia yang mengimplementasikan program terapi kesehatan mental berskala luas bagi personel serta masyarakat sipil melalui teknik Ultimate the Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT).
Penyerahan penghargaan dilakukan secara resmi oleh Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, kepada Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko di Mapolda NTT pada Sabtu (4/7/2026). Selain predikat sebagai pelopor, Polda NTT juga mencatatkan rekor sebagai instansi dengan jumlah peserta terbanyak dalam penerapan terapi berbasis USEFT tersebut.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko menegaskan bahwa pencapaian ini bukanlah fokus utama dari program yang dijalankan. Pihaknya lebih menekankan pada aspek kemanusiaan, yakni membantu anggota Polri dan masyarakat luas untuk memulihkan kesehatan mental agar mereka mampu bangkit dan kembali memiliki harapan hidup yang lebih baik.
Program ini digagas sejak kepemimpinan Irjen Rudi dengan misi utama memperkuat kondisi psikologis personel Polri. "Seorang anggota Polri adalah pelayan masyarakat. Kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada stabilitas mental petugasnya. Oleh karena itu, kita membenahi internal terlebih dahulu sebelum memperluas cakupan layanan terapi ini kepada masyarakat luas," jelasnya.
Hingga periode Juni 2026, tercatat sebanyak 11.663 orang telah berpartisipasi dalam sesi terapi ini. Jangkauannya pun sangat inklusif, mulai dari anggota kepolisian, masyarakat umum, hingga warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Metode ini terbukti efektif membantu menangani berbagai permasalahan psikologis yang kompleks, mulai dari trauma mendalam, depresi, hingga upaya preventif terhadap keinginan mengakhiri hidup serta konflik rumah tangga di kalangan personel.