Politeknik Negeri Bengkalis menggelar talkshow bertajuk "Legalitas Bisnis Jaminan UMKM Naik Kelas" di Ruang Miniconference GKT.1, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis perguruan tinggi dalam memberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi legalitas bagi pelaku usaha kecil agar mampu bersaing dan mengakses fasilitas permodalan resmi.

Direktur Politeknik Negeri Bengkalis, Joni Carter, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif mahasiswa tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara sektor akademis dan pemerintah daerah sangat krusial dalam menciptakan ekosistem UMKM yang berdaya saing. Ia berharap kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi pelaku usaha di daerah.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari mata kuliah Hukum Bisnis yang diikuti oleh mahasiswa semester 6 Program Studi Administrasi Bisnis Internasional. Sebagai bukti dedikasi, para mahasiswa berhasil memfasilitasi pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SP-PIRT) bagi 34 pelaku UMKM di wilayah Bengkalis.

Ketua Prodi D4 Administrasi Bisnis Internasional, Wan Junita Raflah, menyebut bahwa keberhasilan ini mencerminkan inovasi dan kreativitas mahasiswa dalam mengembangkan pusat bisnis di lingkungan kampus. Talkshow ini menghadirkan para ahli dari Dinas PTSP, Dinas Koperasi dan UKM Bengkalis, serta pihak akademisi untuk membedah solusi tantangan bisnis lokal.

Acara tersebut diikuti oleh berbagai elemen strategis, mulai dari Kadin, komunitas ekonomi kreatif (GeKraf), pelaku UMKM, hingga organisasi GenPi. Sinergi ini diharapkan mampu mempermudah UMKM dalam mendapatkan perlindungan hukum dan layanan pemerintah yang lebih optimal di masa depan.