Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) secara resmi menunjuk legenda sepak bola negara tersebut, Rafael Marquez, sebagai pelatih kepala tim nasional yang baru. Penunjukan ini dilakukan guna melanjutkan estafet kepemimpinan dari Javier Aguirre, sekaligus mengawal keberlanjutan proyek strategis olahraga nasional yang diproyeksikan hingga tahun 2030.

Sebelum dipercaya memegang kendali penuh, pria berusia 47 tahun ini telah berperan sebagai asisten Javier Aguirre selama perhelatan Piala Dunia 2026. Transisi ini merupakan bagian dari rencana suksesi yang matang, sebagaimana yang telah dirancang Federasi dalam program regenerasi sepak bola Meksiko sejak Agustus 2024 lalu.

Keputusan ini diambil tak lama setelah kiprah Meksiko di Piala Dunia 2026 berakhir pada babak 16 besar akibat kekalahan tipis 2-3 dari Inggris. Meski langkah mereka terhenti, periode kepelatihan Aguirre tercatat cukup impresif dengan torehan gelar CONCACAF Nations League 2024/25 dan Piala Emas 2025, serta catatan rekor kemenangan yang solid di berbagai ajang.

Bagi publik Meksiko, sosok Marquez bukanlah figur asing. Sebagai mantan pemain, ia dikenal sebagai kapten legendaris yang memimpin El Tri di lima edisi Piala Dunia dengan total 148 penampilan. Kiprah kepelatihannya pun telah ditempa melalui pengalaman di Spanyol, mulai dari RSD Alcala hingga menukangi Barcelona Atletic, sebelum akhirnya mematangkan taktik bersama staf tim nasional Meksiko.