Panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2026. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Rektor 3 Gedung Kemahasiswaan ini fokus membahas pedoman teknis, kesiapan logistik, pemilihan logo, hingga kurasi narasumber yang akan mengisi acara pada 26–27 Agustus 2026 mendatang.
Pada tahun ini, PBAK UIN Jakarta mengusung tema besar "Cerdas Berteknologi, Bijak Ber-Ekologi – Wujudkan generasi ulul albab untuk peradaban bangsa". Melalui konsep kembar digital dan hijau (digital green), kegiatan orientasi yang dirancang secara hibrida ini bertujuan menanamkan kesadaran teknologi sekaligus kepedulian lingkungan kepada para mahasiswa baru sejak awal memasuki dunia perkuliahan.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan kemahasiswaan, termasuk Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Ali Munhanif, M.A., Ph.D., serta para Wakil Dekan Kemahasiswaan dari berbagai fakultas. Selain menyepakati aturan berpakaian yang islami dan sopan, panitia mewajibkan peserta membawa perlengkapan pribadi seperti botol minum isi ulang (tumbler), payung, dan masker guna mendukung gerakan ramah lingkungan dan menjaga kondisi fisik tetap prima.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa baru akan diperkenalkan pada berbagai unit layanan esensial kampus serta dibekali materi oleh lima hingga enam narasumber kompeten. Tokoh-tokoh nasional, praktisi digital, serta aktivis lingkungan yang relevan sengaja dihadirkan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai integrasi teknologi modern dan pelestarian alam.
Ketua Tim Kemahasiswaan dan Alumni, Muhammad Furqon, M.A., menegaskan bahwa koordinasi internal akan diintensifkan hingga dua kali sepekan demi memastikan seluruh aspek acara berjalan lancar. Sementara itu, Panitia Pengarah PBAK 2026, Dr. Aktobi Ghozali, M.A., berharap kegiatan ini mampu menginspirasi mahasiswa baru agar menjadi generasi penerus yang tangguh dan berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.