Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) merealisasikan dukungannya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Lampung melalui penyaluran bantuan sosial. Bantuan yang menyasar sektor pendidikan dan kesehatan lingkungan ini diserahkan secara simbolis di sela-sela agenda Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI.

Penyaluran Program Kemaslahatan tersebut sepenuhnya didanai oleh nilai manfaat hasil pengelolaan Dana Abadi Umat (DAU). Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara transparan dan akuntabel untuk memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat sesuai dengan amanat undang-undang.

Di bidang pendidikan, BPKH menyalurkan beasiswa kepada sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Lampung. Program beasiswa yang telah berjalan sejak tahun 2024 ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Sementara pada sektor kesehatan, BPKH menginisiasi pembangunan sarana sanitasi berupa toilet dan tempat wudu di lima titik strategis, termasuk di lingkungan pondok pesantren. Infrastruktur sanitasi ini diharapkan mampu mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memberikan kenyamanan ekstra dalam aktivitas belajar dan beribadah.

Melalui kemitraan yang erat dengan berbagai pemangku kepentingan, BPKH berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan pemanfaatan nilai manfaat DAU agar keberlangsungannya dapat menyokong kesejahteraan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.