Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pati dari sektor retribusi sewa Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan mencatatkan kinerja positif. Hingga akhir Juli 2026, realisasi pendapatan dari fasilitas olahraga tersebut telah melampaui target awal yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati melaporkan bahwa target awal retribusi sebesar Rp25 juta kini telah terlampaui dengan capaian mencapai Rp33,3 juta per 23 Juli 2026. Angka ini menunjukkan realisasi sebesar 133 persen dari target tahunan.
Tingginya intensitas penyewaan GOR didorong oleh aktivitas berbagai komunitas olahraga, mulai dari asosiasi futsal, bola voli, hingga kegiatan turnamen mahasiswa. Lokasi gedung yang dinilai strategis menjadi daya tarik utama bagi penyelenggara kegiatan di wilayah tersebut.
Meski penggunaan area dalam gedung (indoor) sangat dominan karena fleksibilitasnya untuk berbagai cabang olahraga seperti bulu tangkis dan basket, pemanfaatan area luar atau halaman GOR diakui masih belum optimal. Hal ini menjadi ruang evaluasi bagi pihak pengelola untuk memaksimalkan potensi seluruh area kompleks olahraga.
Sebagai langkah strategis ke depan, Dinporapar Kabupaten Pati terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak ketiga. Kolaborasi aktif dengan para penyelenggara acara (event organizer) serta klub olahraga lokal diharapkan dapat menjaga konsistensi aktivitas di GOR Pesantenan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD secara berkelanjutan.