Implementasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) di Indonesia kini telah memasuki babak baru. Perusahaan-perusahaan besar, mulai dari sektor perbankan, ritel, hingga distribusi perangkat elektronik, tidak lagi sekadar menggunakan AI sebagai pelengkap otomasi, melainkan menjadikannya mesin penggerak utama dalam pengambilan keputusan strategis dan operasional bisnis.
Chief Digital Officer PT Allo Bank Indonesia Tbk, Sajal Bhatnagar, mengungkapkan bahwa adopsi AI telah merevolusi cara bank mengelola data nasabah. Melalui analisis data real-time, bank mampu menyajikan produk dan komunikasi yang sangat personal bagi tiap nasabah. Bahkan, dalam proses underwriting kredit, AI terbukti mampu melakukan penalaran prediktif dengan tingkat akurasi yang melampaui kemampuan manusia hingga 30 persen.
Pergeseran fokus juga terjadi di PT Erajaya Swasembada Tbk. Chief Strategy, Research and Development Officer, Mark Jefferson Go, menjelaskan bahwa perusahaan kini tidak lagi hanya terpaku pada penjualan perangkat keras. Dengan memanfaatkan kemampuan on-device AI, Erajaya mulai berekspansi dengan menawarkan solusi teknologi komprehensif bagi segmen korporasi dan institusi pendidikan yang membutuhkan nilai tambah lebih dari sekadar gawai.
Di sektor ritel, Kawan Lama Group turut merasakan dampak positif dari teknologi ini. Director of Information Technology and CRM Loyalty, Renaldi Tjahaya, menyatakan bahwa AI memampukan perusahaan untuk memahami perilaku konsumen secara lebih tajam. Dengan analisis yang lebih mendalam, Kawan Lama mampu merancang promosi yang jauh lebih relevan bagi pelanggan.
Kendati memberikan efisiensi yang signifikan, para pemimpin bisnis tetap menekankan pentingnya tata kelola yang bertanggung jawab. Renaldi mengingatkan bahwa integrasi AI harus dibarengi dengan mitigasi risiko kebocoran data dan keamanan sistem. Baginya, AI bukan merupakan substitusi tenaga kerja manusia, melainkan instrumen untuk meningkatkan kapasitas agar karyawan dapat lebih fokus pada tugas-tugas yang bersifat strategis dan kreatif.