Kementerian Keuangan melalui Departemen Pengembangan Usaha Swasta dan Ekonomi Kolektif tengah memfinalisasi rancangan undang-undang (RUU) terbaru yang bertujuan merombak ekosistem dukungan bagi usaha kecil dan menengah (UKM). Inovasi utama dalam regulasi ini adalah pergeseran paradigma dari dukungan yang bersifat searah menjadi pendekatan berbasis kebutuhan aktual bisnis, dengan menjadikan efektivitas implementasi sebagai tolok ukur utama.

Salah satu terobosan penting adalah pengenalan mekanisme 'voucher' yang diadopsi dari model sukses di berbagai negara seperti Korea Selatan dan Singapura. Melalui sistem ini, pemerintah memberikan kewenangan penuh kepada pelaku usaha untuk memilih sendiri penyedia jasa pelatihan atau konsultasi yang paling relevan bagi bisnis mereka, baik dalam aspek promosi perdagangan, pengujian produk, maupun standardisasi kualitas.

Pemerintah juga berkomitmen melakukan digitalisasi masif melalui pembentukan 'Pusat Layanan Terpadu Digital'. Platform ini dirancang untuk memangkas prosedur birokrasi yang panjang. Dengan memanfaatkan big data dan kecerdasan buatan (AI), sistem akan secara otomatis mengidentifikasi kelayakan bisnis untuk mendapatkan bantuan, sehingga proses distribusi sumber daya negara menjadi lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran.

Selain itu, regulasi ini melakukan revisi terhadap ambang batas kriteria UKM agar lebih relevan dengan kondisi ekonomi terkini. Ambang batas pendapatan untuk kategori usaha menengah direncanakan meningkat menjadi 400 miliar VND. Penyesuaian ini diharapkan dapat memperluas cakupan akses kebijakan bagi pelaku bisnis yang mengalami pertumbuhan skala selama satu dekade terakhir.

Terkait tantangan klasik akses modal, pemerintah berencana mendiversifikasi aset jaminan di luar properti, termasuk penggunaan piutang usaha, faktur, hingga kekayaan intelektual sebagai agunan. Langkah ini dibarengi dengan insentif bagi usaha rumahan yang ingin bertransisi menjadi badan hukum perusahaan, melalui penyederhanaan sistem akuntansi serta keringanan pajak, guna memastikan transisi yang mulus dan profesional.