Kementerian Sains dan Teknologi Vietnam melalui Yayasan Nasional Pengembangan Sains dan Teknologi (NAFOSTED) tengah merumuskan terobosan besar dalam tata kelola keuangan untuk proyek teknologi strategis nasional. Langkah ini bertujuan menggeser paradigma manajemen yang sebelumnya berbasis proyek penelitian tradisional menjadi model berbasis investasi berorientasi hasil yang lebih kompetitif di tingkat internasional.

Dalam lokakarya kebijakan yang berlangsung baru-baru ini, NAFOSTED mengidentifikasi sejumlah hambatan sistemik, seperti kaku-nya metode penganggaran yang hanya terpaku pada pos pengeluaran serta kurangnya insentif yang memadai bagi para peneliti. Sebagai solusinya, pemerintah mengusulkan enam mekanisme keuangan baru, termasuk penyediaan dana kontingensi risiko hingga 10% dan fleksibilitas dalam memilih mitra riset untuk mencapai efektivitas optimal.

Salah satu aspek paling ambisius dalam rancangan ini adalah penyesuaian skema remunerasi bagi tenaga ahli. Mengadopsi model sukses dari Singapura, pemerintah mengusulkan standar pendapatan yang sangat kompetitif, dengan gaji bagi kepala insinyur mencapai 300 juta VND per bulan. Kebijakan ini diharapkan mampu menarik kembali talenta terbaik serta ilmuwan mancanegara untuk berkontribusi langsung dalam pengembangan teknologi inti Vietnam.

Program yang direncanakan untuk periode 2026-2030 ini memiliki target konkret, yakni menguasai 12 teknologi inti dan menghasilkan minimal 30 produk teknologi strategis yang siap dikomersialkan. Selain itu, penggunaan instrumen "uji coba terkontrol" (sandbox) dan komitmen pra-pembelian bersyarat akan menjadi instrumen pendukung untuk memperkuat ekosistem pasar bagi produk-produk teknologi dalam negeri.

Transformasi kebijakan ini menegaskan ambisi Vietnam dalam mencapai kemandirian teknologi serta memperkuat daya saing nasional di kancah global. Dengan mengintegrasikan pendanaan negara bersama investasi swasta, pemerintah optimis bahwa kerangka kerja baru ini akan menjadi katalisator bagi inovasi yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pasar industri modern.