Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh secara resmi menggelar upacara wisuda bagi 196 lulusan program pascasarjana pada angkatan pertama tahun 2026. Dalam seremoni yang berlangsung khidmat tersebut, gelar doktor dianugerahkan kepada 64 peneliti, sementara 132 mahasiswa lainnya menerima gelar magister. Pencapaian ini turut melibatkan lulusan internasional, yakni tiga doktor dan satu magister yang berasal dari Republik Demokratik Rakyat Laos.

Wakil Direktur Akademi, Profesor Madya Hoang Phuc Lam, menekankan bahwa momen kelulusan ini merupakan refleksi dari posisi strategis akademi sebagai pusat pengembangan kader pemimpin dan manajerial negara. Menurutnya, pendidikan pascasarjana di institusi ini tidak sekadar mengejar aspek akademik, melainkan membangun fondasi pemikiran ilmiah yang kuat untuk menjawab tantangan pembangunan nasional serta memperkuat teori politik.

Dalam arahannya, Profesor Hoang Phuc Lam menuntut para lulusan untuk senantiasa menjaga integritas politik serta loyalitas terhadap bangsa dan negara. Ia menegaskan bahwa setiap kader yang menimba ilmu di sekolah partai memiliki tanggung jawab sebagai garda terdepan dalam menjaga landasan ideologis serta aktif memberikan solusi atas berbagai permasalahan praktis yang dihadapi pemerintah di era modern.

Menghadapi tuntutan global, akademi berkomitmen untuk terus melakukan transformasi melalui inovasi kurikulum dan integrasi metode pengajaran berbasis digital. Fokus utama institusi ke depan adalah menciptakan ekosistem pembelajaran kolaboratif antara dosen dan mahasiswa, yang menggabungkan kedalaman riset ilmiah dengan keterampilan praktis, manajemen modern, serta wawasan internasional bagi seluruh peserta didik.