Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta yang ke-499, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) menghadirkan inisiatif kreatif bertajuk "Jakarta Punya Cerita". Program ini bertujuan untuk memberikan warna baru pada ruang publik di area transit, mengubahnya dari sekadar tempat perpindahan moda menjadi titik temu sosial yang dinamis bagi warga ibu kota.

Rangkaian acara yang berlangsung sepanjang 26 hingga 27 Juni 2026 ini dipusatkan di tiga lokasi strategis, yakni JPM Lebak Bulus, JPM Dukuh Atas, dan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Selama dua hari, masyarakat disuguhkan dengan berbagai suguhan seni serta penampilan musik yang dapat diakses tanpa dipungut biaya sedikitpun.

Executive Vice President Corporate Strategy & Management ITJ, Zulfadli Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan dalam memupuk interaksi sosial. Menurutnya, kawasan transit memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ruang publik yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu merepresentasikan wajah Jakarta sebagai kota global yang nyaman bagi seluruh warganya.

"Kami ingin masyarakat merasakan pengalaman berbeda di kawasan transit. Melalui 'Jakarta Punya Cerita', kami berharap ruang publik ini tidak sekadar menjadi titik mobilitas, melainkan ruang untuk saling berinteraksi dan menikmati karya seni, sehingga kehadiran transportasi publik terasa lebih bermakna dalam keseharian warga," ujar Zulfadli.

Dukungan musisi lokal dan komunitas seni turut memeriahkan suasana. Pada hari pertama, Institut Musik Jalanan dan penyanyi Rani Klees menjadi pengisi acara utama di titik transit yang berbeda. Sementara pada hari kedua, panggung di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dimeriahkan oleh penampilan grup angklung KAWI serta aksi panggung dari deretan musisi seperti Axelo, Josh Flo, dan Vanessa Zee.

Ke depannya, ITJ berkomitmen untuk terus menghidupkan kawasan integrasi transit dengan beragam aktivasi kreatif. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa fasilitas transportasi yang tersedia tidak hanya efisien secara fungsi mobilitas, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa kenyamanan dan gaya hidup yang dinamis bagi masyarakat Jakarta.