Kota Bandung terpilih menjadi tuan rumah ajang eksibisi teknologi otomotif ramah lingkungan, BYD Tech Culture Fest 2026. Selama lima hari berturut-turut, pameran interaktif ini mengajak warga Kota Kembang merasakan langsung kecanggihan lini kendaraan ramah lingkungan, termasuk teknologi Dual Mode (DM) teranyar dari BYD.

Operation Director PT BYD Motor Indonesia, Nathan Sun, mengungkapkan bahwa pemilihan Bandung didasari oleh tingginya antusiasme masyarakat lokal terhadap adopsi kendaraan elektrifikasi. Ajang ini dirancang bukan sekadar pameran visual, melainkan wadah edukasi agar publik dapat menjajal langsung performa dan efisiensi teknologi besutan produsen otomotif global tersebut.

Salah satu daya tarik utama dalam festival ini adalah pengenalan teknologi Dual Mode (DM) atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Teknologi yang mengombinasikan e-Platform 3.0, Blade Battery, serta platform DM generasi terbaru ini menawarkan empat keunggulan utama: kelincahan akselerasi, keandalan di berbagai medan jalan, kesenyapan kabin yang optimal, serta efisiensi energi yang sangat tinggi untuk perjalanan harian maupun jarak jauh.

Pengunjung pameran disuguhi berbagai wahana uji coba yang menantang. Di area Monster Track Offroad, ketangguhan DENZA B5 diuji melalui simulasi jalur ekstrem seperti tanjakan curam dan rintangan bergelombang guna membuktikan stabilitas sistem penggerak roda. Selain itu, hadir pula area Speed Test Ride yang memfasilitasi pengunjung untuk menjajal kemampuan BYD Seal 6 DM yang akan segera diluncurkan di pasar tanah air.

BYD mencatatkan pertumbuhan signifikan sejak pertama kali mengaspal di Indonesia pada tahun 2024. Hingga kini, sekitar 97 ribu unit kendaraan BYD telah didistribusikan secara nasional, dengan kontribusi Jawa Barat mencapai lebih dari 10.500 unit. Untuk mendukung tren positif ini, BYD menargetkan ekspansi jaringan dealer di Jawa Barat dari 15 showroom yang ada saat ini menjadi 30 dealer pada akhir tahun guna menjamin kemudahan layanan purnajual.

Kehadiran festival ini mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Bandung. Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyatakan bahwa karakteristik masyarakat Bandung yang melek teknologi menjadi modal kuat untuk menyukseskan transisi ke kendaraan rendah emisi. Ia berharap adopsi massal kendaraan ramah lingkungan ini mampu menekan tingkat polusi udara di tengah padatnya lalu lintas perkotaan.

Dukungan juga mengalir dari Beyond Community, komunitas pemilik kendaraan BYD yang kini memiliki lebih dari 3.000 anggota. Ketua Umum Beyond Community, Eko Budiharsono, mengapresiasi komitmen BYD dalam menyediakan layanan purnajual yang responsif, mulai dari pasokan suku cadang hingga pembaruan perangkat lunak berkala, yang memperkuat kepercayaan konsumen terhadap ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.