Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan perbukitan Gunung Putri di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas pada Kamis (30/7) malam. Berkat kesigapan dan gotong royong masyarakat setempat, kobaran api yang membakar lahan milik Perhutani berhasil dijinakkan sebelum merembet lebih luas.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Abdul Ladjis, mengonfirmasi bahwa area yang terdampak kebakaran tersebut mencapai sekitar empat hektare. Upaya pemadaman dari petugas sempat terkendala oleh kondisi geografis perbukitan yang terjal dan hanya bisa diakses dengan berjalan kaki.
Sebelum Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD tiba di lokasi yang tinggi tersebut, warga desa telah bergerak cepat melokalisasi dan memadamkan api secara mandiri. Menurut penuturan seorang warga sekitar, Faressa, titik api mulai terlihat membesar menjelang waktu Magrib dan baru berhasil sepenuhnya padam sekitar pukul 20.30 WIB.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang. Sebagai langkah antisipasi di tengah musim kemarau, BPBD Banyumas mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar guna mencegah peristiwa serupa terulang.
Peristiwa karhutla ini merupakan kejadian kedua di wilayah Ajibarang pada hari yang sama. Sebelumnya, pada siang hari sekitar pukul 14.02 WIB, kebakaran juga sempat melanda Petak 32 Perhutani Banyumas Barat di Desa Tipar Kidul, namun berhasil diatasi melalui sinergi antara aparat gabungan, Perhutani, dan warga sekitar.