Sebuah investigasi mendalam yang dipublikasikan dalam BMJ Tobacco Control menyoroti keterlibatan jaringan Kamar Dagang Amerika (AmChams) di berbagai negara dalam memuluskan kepentingan industri tembakau. Praktik ini dinilai menciptakan hambatan signifikan bagi pemerintah dalam menegakkan regulasi kesehatan masyarakat yang ketat, terutama terkait pengendalian rokok elektrik.
Di Bulgaria, upaya parlemen untuk melarang total rokok elektrik pasca-insiden kesehatan tragis yang melibatkan remaja, berhasil diredam oleh intervensi AmCham setempat. Mereka berargumen bahwa pelarangan tersebut justru akan menyuburkan pasar gelap dan merugikan pendapatan pajak. Alhasil, undang-undang yang disahkan menjadi lebih longgar, tetap memperbolehkan peredaran vape isi ulang produksi perusahaan yang berafiliasi dengan organisasi bisnis tersebut.
Penelitian dari Global Center for Good Governance in Tobacco Control menunjukkan bahwa dari 103 afiliasi AmCham yang diteliti, 80 di antaranya memiliki perusahaan tembakau sebagai anggota. Banyak di antaranya bahkan menempatkan eksekutif industri tembakau dalam posisi strategis. Hal ini memberikan legitimasi semi-resmi bagi perusahaan tembakau dalam memengaruhi kebijakan publik, yang sering kali dilakukan dengan kedok advokasi ekonomi atau inisiatif lingkungan.
Metode yang digunakan mencakup lobi legislatif, penggunaan data riset pasar yang bias untuk melawan aturan pajak, hingga strategi 'greenwashing' yang memoles citra perusahaan tembakau sebagai entitas yang peduli pada isu keberlanjutan. Di Serbia, misalnya, salah satu pabrik rokok besar dipuji oleh AmCham lokal atas pencapaian lingkungan mereka, sebuah langkah yang dikritik keras karena dianggap mengaburkan fakta dampak kesehatan mematikan dari produk yang mereka produksi.
Para ahli kesehatan global kini mendesak pemerintah di berbagai negara untuk lebih waspada terhadap pengaruh AmChams. Mereka menyarankan agar otoritas publik bersikap lebih kritis dan menjaga jarak dalam kemitraan dengan kelompok bisnis tersebut guna memastikan kebijakan kesehatan nasional tidak didekte oleh kepentingan industri yang mengancam kesejahteraan masyarakat luas.