MAGETAN — Menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap mengintai saat musim kemarau, sebanyak 125 petugas gabungan dikerahkan ke kawasan Gunung Lawu, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Langkah preventif ini diwujudkan melalui pembuatan sekat bakar atau ilaran sepanjang 4,5 kilometer di sekitar jalur pendakian Cemoro Sewu.
Pembuatan sekat fisik ini dirancang untuk memutus jalur penyebaran api jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Selain menjaga ekosistem hutan agar tidak hangus dilalap api, keberadaan ilaran ini sangat krusial untuk melindungi vegetasi alam serta menyelamatkan sumber mata air vital yang berada di kawasan Gunung Lawu.
Tidak hanya fokus pada mitigasi fisik di lapangan, petugas juga memperketat pengawasan terhadap aktivitas manusia di area gunung. Para pendaki yang melintas kini diimbau lebih ketat dan dilarang keras menyalakan api unggun atau melakukan aktivitas memicu percikan api guna menghindari kelalaian yang berpotensi memicu bencana kebakaran besar.