Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Gunung Djati Bandung secara resmi merayakan dua dekade perjalanannya melalui gelaran Reuni Akbar yang berlangsung meriah di Gedung Anwar Musaddad, Sabtu (4/7/2026). Mengusung tema "Menghimpun yang Terserak, Membangun Kolaborasi Berdampak", acara ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan ribuan alumni yang tersebar di berbagai sektor profesional.

Ketua IKA FST, Dian Nuraiman, menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang bernostalgia, melainkan langkah strategis untuk mengonsolidasikan potensi alumni. Sejak berdiri pada 2006, FST telah melahirkan 4.822 lulusan dari berbagai disiplin ilmu, mulai dari teknik hingga sains murni. Dalam kesempatan ini, pihak fakultas meluncurkan Portal Alumni FST (www.ikafst.uinsgd.ac.id) sebagai basis data terpadu untuk memetakan jejaring karier dan peluang kolaborasi di masa depan.

Dekan FST, Prof. Dr. Hj. Hasniah Aliah, menegaskan bahwa perkembangan fakultas yang kini memiliki sembilan program studi dan akreditasi unggul merupakan buah kerja keras kolektif. Ia juga menyoroti pencapaian FST yang berhasil menduduki posisi terdepan di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam perolehan paten serta implementasi Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap almamater, IKA FST kini resmi mengelola program Pinjaman UKT Tanpa Riba (PUTRI). Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa yang terkendala biaya pendidikan, yang selama delapan semester terakhir telah menyalurkan bantuan hingga Rp690 juta kepada ratusan mahasiswa. Langkah ini sekaligus mempertegas peran alumni sebagai mitra strategis dalam pengembangan mutu pendidikan di lingkungan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.