SLAWI - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tegal, Dedi Kusdiyanto, mengingatkan jajarannya untuk senantiasa menjaga keseimbangan antara performa kerja dan kesehatan pribadi. Dalam amanatnya saat memimpin apel pagi pada Senin (27/7/2026), ia menekankan bahwa keberhasilan menyelesaikan tugas kelembagaan harus dibarengi dengan kemampuan mengelola stres secara mandiri.
Dedi, yang menjabat sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, mengapresiasi peningkatan kinerja Sekretariat Bawaslu Kabupaten Tegal yang menunjukkan grafik positif dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai capaian ini tidak lepas dari sinergi, komunikasi yang efektif, serta komitmen yang ditunjukkan oleh seluruh staf dalam mengawal proses demokrasi di tingkat daerah.
Namun, ia mengingatkan agar beban kerja yang dinamis tidak menjadi pemicu kejenuhan atau tekanan berlebih. Dedi memaparkan pentingnya memahami regulasi hormon tubuh, seperti dopamin yang memicu motivasi serta rasa bahagia, dan kortisol yang muncul akibat stres. Keseimbangan kedua hormon ini dinilai krusial untuk menjaga produktivitas kerja tetap optimal dan mencegah kejenuhan di lingkungan kantor.
Melalui kegiatan rutin apel pagi ini, Bawaslu Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus memelihara ruang kerja yang sehat, kondusif, dan kolaboratif. Dengan lingkungan kerja yang mendukung, diharapkan seluruh staf mampu memberikan pelayanan publik terbaik dan menjaga integritas pengawasan tanpa mengabaikan kesehatan fisik maupun mental mereka.