Tim nasional Prancis semakin mengukuhkan posisinya sebagai kandidat terkuat untuk merengkuh trofi Piala Dunia 2026. Berkat performa yang stabil sejak awal turnamen, skuad asuhan Didier Deschamps berhasil melaju ke babak perempat final dengan catatan pertahanan yang impresif, yakni hanya kebobolan dua gol dalam lima laga terakhir.

Di balik gemilangnya performa Kylian Mbappe dan rekan-rekannya, pengamat sepak bola senior sekaligus mantan pelatih Arsenal, Arsene Wenger, memberikan analisis mendalam terkait peta kekuatan turnamen. Berbeda dari spekulasi banyak pihak yang menempatkan Argentina sebagai rival utama, Wenger justru mengalihkan perhatiannya pada Spanyol.

Menurut Wenger, La Furia Roja memiliki karakter permainan kolektif yang unik, yang dinilai mampu menandingi intensitas tinggi yang diperagakan oleh Prancis. Ia menekankan bahwa dalam sepak bola modern, kemampuan untuk menjaga tempo dan kecepatan sepanjang pertandingan menjadi penentu kemenangan, sebuah aspek yang saat ini dikuasai dengan baik oleh Prancis.

Wenger secara terbuka menjagokan Prancis sebagai juara, seraya menegaskan bahwa Les Bleus saat ini memiliki keseimbangan terbaik antara teknik, fisik, serta kedalaman skuad yang mumpuni. Ia juga menyoroti bahwa banyak tim lain, termasuk perwakilan dari Asia, gagal melangkah jauh karena belum mampu beradaptasi dengan intensitas laga yang begitu cepat di level tertinggi.