Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan. Berdasarkan laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, erupsi terjadi pada Kamis (9/7/2026) tepat pukul 00.26 WITA.

Meskipun visual letusan tidak teramati secara langsung oleh petugas di lapangan, seismograf mencatat aktivitas erupsi tersebut dengan amplitudo maksimum mencapai 47,3 milimeter serta durasi selama 49 detik. Catatan ini menambah rangkaian aktivitas vulkanik yang terus berlanjut di gunung tersebut dalam sepekan terakhir.

Data kegempaan yang dihimpun pada periode 9 Juli 2026, pukul 18.00 hingga 23.59 WITA, menunjukkan fluktuasi aktivitas yang cukup intens. Selain satu kali gempa letusan, terdeteksi pula 17 kali gempa hembusan dan 3 kali tremor non-harmonik yang menandakan tekanan dari dalam kawah masih berlangsung.

Menyikapi kondisi tersebut, PVMBG tetap mempertahankan status Level III atau Siaga bagi Gunung Lewotobi Laki-laki. Warga setempat, serta wisatawan, dilarang keras melakukan segala bentuk aktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat erupsi guna mengantisipasi risiko bahaya yang tidak terduga.

Sebagai informasi tambahan, data MAGMA Indonesia mencatat bahwa sepanjang tahun 2026, telah terjadi 3.039 erupsi dari berbagai gunung api di Tanah Air. Hingga kini, Gunung Lewotobi Laki-laki tercatat telah mengalami erupsi sebanyak 353 kali selama periode tahun ini.